Oleh : Betti Alisjahbana
Para pemimpin yang sukses bisa melihat peluang dan tahu siapa yang perlu diajak bekerja sama untuk merealisasikannya. Kemampuan ini timbul dari keterampilan membangun jejaring strategis. Membangun kontak pribadi yang akan memberikan dukungan, masukan, insight, informasi, dan sumber daya adalah kemampuan yang perlu dibangun oleh semua pemimpin. Kemampuan membangun jejaring sering kali bukan...

QB Leadership Center menyediakan jasa pelatihan/pengembangan kepemimpinan dengan modul-modul sbb:
- Personal Accountability
- The Power of Vision
- Professional Ethics
- Courage in Adversity
- Situational Leadership
- Building a winning Team
- Performance Coaching
- Work Life Balance
- Strategic Thinking
Klik disini untuk detail modul
Disamping modul-modul di atas, Betti Alisjahbana juga dapat memberikan Key note speech untuk topik-topik Kepemimpinan, sepert: klik di sini
Sabari, Bussines Owner
Untuk berhasil, ada enam karakteristik pemimpin yang dibutuhkan :
1. Drive & passion : Menunjukkan upaya yang pantang menyerah, berenergi tinggi dan penuh dengan inisiatif.
2. Desire to lead : Punya keinginan untuk mempengaruhi orang lain dan siap untuk bertanggung jawab atas akibat dari langkah-langkah yang diambilnya
3. Integrity : Siap untuk mementingkan kepentingan kelompok di atas kepentingan pribadinya. Ucapan dan perbuatannya selaras. Dapat dijadikan panutan
4. Self Confidence : Tidak meragukan kemampuan dirinya, memancarkan kesan percaya diri yang meyakinkan pengikutnya
5. Intelligence : Mampu mengumpulkan, menganalisa dan menginterpertasikan informasi, membangun visi, memecahkan masalah dan membuat keputusan.
6.Job Relevant Knowledge : Mengerti seluk beluk organisasi/sektor industrinya dan hal-hal teknis yang relevan
Ada 5 peran Pemimpin, yaitu :
1. Mambangun Visi
2. Membentuk Team untuk merealisasikan visi tersebut
3. Mengalokasikan pekerjaan
4. Membangun kemampuan orang/timnya
5. Memotivasi pengikutnya
Hal-hal di atas bisa dipelajari dan tentu perlu di praktekkan. Kita bisa mulai dari skala kecil dan meningkatkannya sedikit demi sedikit. Seseorang yang belum pernah memimpin perlu mencoba mempengaruhi orang lain. Seseorang yang telah punya pengaruh perlu mencoba membangun tim. Semua posisi kepemimpinan di awali dengan skala yang kecil, dan semakin lama kita semakin piawai dalam memimpin termasuk dalam skala yang lebih besar.
Jadi menjawab pertanyaan Anda, Strong Leader bisa dilatih.
Masrizal, Professional
Jawab :
Saya usulkan sumber materinya tetap di website leadershipQB.com. Di blog Anda, bisa di berikan linknya ke http://bit.ly/epFPCX
2. Apa kompetensi Leadership yang utama untuk menjadi seorang the Great Leader atau Pathfinding Leader?
Jawab :
Ada empat hal yang paling penting untuk menjadi pemimpin yang berhasil ;
1. Memahami situasi saat ini. Untuk itu kita perlu banyak mendengar. Salah satu kunci keberhasilan dari seorang pemimpin adalah kemampuannya untuk mendengar dengan telinga, mata dan hati. Dengan mendengarkan, kita akan bisa memilih gaya kepemimpinan yang paling tepat bagi orang-orang di sekitar kita. Lingkungan yang berbeda , butuh gaya kepemimpinan yang berbeda pula agar efektif. Untuk itu kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik, termasuk mendengarkan, memilih cara komunikasi yang paling tepat yang disesuaikan dengan audiens menjadi sangat penting. Memimpin adalah mempengaruhi. Kita hanya bisa mempengaruhi dan membuat orang lain mengikuti kita, bila kita berhasil membuat orang percaya pada kita. Untuk itu kita harus mampu mendengar dan berkomunikasi dengan baik.
2. Mempunyai visi kemana diri kita, tim dan organisasi akan di bawa. Visi memberikan arah dan momentum bagi tercapainya suatu kemajuan. Keberhasilan individu dan organisasi dibangun dari capaian demi capaian menuju suatu visi dan cita-cita. Ketika kita dihadapkan pada situasi sulit, visi kitalah yang membuat kita terus bersemangat. Karenanya mempunyai visi menjadi sangat penting.
3. Keberanian untuk mengambil langkah-langkah nyata menuju tujuan, termasuk menghadapi kegagalan. Banyak orang punya ide yang hebat, tetapi ide itu tidak kunjung dilaksanakan. Padahal ide saja tidak akan membawa kita kemana-mana. Katanya, kata Motivation berasal dari kata motive dan action. Dengan kata lain motivation hanya ada bila kita punya tujuan (motive) dan ada tindakan. Jadi, bila kita merasa kehilangan motivasi dalam hidup ini, kemungkinan besar kita tidak punya motive dan kurang action.
Banyak orang memiliki ide, tetapi tidak dilaksanakan hanya karena takut membuat kesalahan. Hal ini sebenarnya bisa diatasi jika kita dapat melihat kesalahan sebagai hal yang positif. Kita belajar ketika kita membuat kesalahan. Bukankah kita belajar paling banyak ketika kita membuat kesalahan? Berapa banyak kesalahan dibuat oleh seorang anak ketika mereka pertama belajar merangkak, lalu berjalan, hingga akhirnya berlari? Mereka belajar sambil berbuat dan memperbaiki apa yang salah. Mereka belajar secara alamiah. Tetapi, ketika menjadi dewasa, kita seringkali lupa bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Kesalahan hanya terjadi ketika kita mengambil tindakan. Tindakan adalah dasar dari keberhasilan dalam hidup. Jadi sederhananya, pertama kita punya tujuan, lalu ambil tindakan, barulah keberhasilan akan datang. Ingatlah, “a journey of a thousand miles begin with a simple step”.
4. Menjaga etika dan integritas. Kita hanya bisa menjadi pemimpin yang dipercaya bila kita memegang teguh etika dan integritas. Utamakan kepentingan organisasi dan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Ini berarti kita bertindak sesuai dengan hati nurani, menjaga nilai-nilai secara konsisten dan menggunakannya sebagai penunjuk arah (kompas) di dalam mengambil keputusan ketika kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit.
godril, karyawan
ari, Bidan, Direktur AKBID

| Sandiaga Uno, | Leading in Social Media Era |
||||
| Betti Alisjahbana, | Leading in Social Media Era |
||||
|
|||||
| Betti Alisjahbana, Iim Fahima, Yani Panigoro, Irawati Setiady | Empowering Women Leadership | |
![]() |
||
| Fadel Muhammad, | Pelayanan Publik Bergaya Wirausaha |
||||
| Betti Alisjahbana, | Entrepreneurial Public Sector |
||||
|
|||||

Fadel Muhammad: Pelayanan Publik Bergaya Wirausaha
Fadel Muhammad: Tanya Jawab
Betti Alisjahbana: Entrepreneurial Public Service
Betti Alisjahbana: Entrepreneurial Leadership
Chairul Tanjung: Entrepreneurial Leadership
Chairul Tanjung: Tanya Jawab
Betti Alisjahbana: Visionary Leadership
Arifin Panigoro: Visionary Leadership
Arifin Panigoro: Tanya Jawab (baru)
Betti Alisjahbana: Leadership in the Digital Era
Teddy P. Rachmat: Transformasi dari Eksekutif ke Entrepreneur

Oleh : Restituta Arjanti
Fadel Muhammad, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, pernah membagi pengalamannya memimpin kementeriannya dalam acara QB Leadership Series pada 23 Februari 2011. Dalam acara tersebut, Fadel yang masih menjabat sebagai menteri memperkenalkan pemahaman baru mengenai kepemimpinan di Indonesia, yakni “Entrepreneurial Public Service” atau pelayanan publik bergaya kewirausahaan. Berikut adalah transkrip dari presentasi yang dibawakan oleh Fadel Muhammad. Apa benar pelayanan...
Menurut Dahlan Iskan, Mendikbud layak memberi penghargaan bagi Wali Kota Solo Jokowi yang memromosikan mobil Esemka. Di blognya, ia pun menulis tentang perkembangan industri mobil nasional.

Perjalanan Recapital berawal dari ide pada tahun 1996. Dalam perjalan merintis Recapital, ada 4 tips yang diterapkan oleh Sandiaga S. Uno, yakni Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, dan Kerja...
“Business opportunities are like buses, there’s always another one coming.”
— Richard Branson
“Any time is a good time to start a company.”
— Ron Conway
“Timing, perseverance and ten years of trying will eventually make you look like an overnight success.”
— Biz Stone
“Plan on remarkable experiences, not remarkable ads.”
— Seth Godin
“Business has only two functions — marketing and innovation.”
— Peter Drucker
“Teamwork is no accident. It is the by-product of good leadership.”
— John Adair
“If companies don’t know that they can run out of money, they won’t be thinking of ways not to run out of money.”
— Bill Gross
“Software that’s boring will never turn into a movement.”
— Seth Godin
“Not having a clear goal leads to death by a thousand compromises.”— Mark Pincus
“Chase the vision, not the money.”
— Tony Hsieh
- Loading...
TEDxJakarta - Betti Alisjahbana - Higher Education for All
Buku Tiap Detik Bermakna karya Betti Alisjahbana akan diundi setiap minggu bagi Ada yang mengisi Polling di bawah ini.








